kolasekulit telur kupu kupu, disini saya berikan tip-trik dan cara membuat prakarya kupu kupu dari kulit telur, atau biasa disebut kolase untuk sekolah sd, Jelajahikoleksi Kupu Kupu, Telur, Ayam gambar Logo, Kaligrafi, Siluet kami yang luar biasa. Gambar baru diunggah setiap minggu. Klik pada gambar thumbail untuk mengunduh gambar ukuran penuh. Gratis untuk penggunaan pribadi. Tidak diperlukan atribusi. Resolusi: 1500*1500. Jumlahketurunan setahun berbeda pada pengaruh iklim, yang mana kupu-kupu yang tinggal di daerah tropis mampu bertelur lebih sekali dalam setahun. 1.Telur Telur kupu-kupu dilindungi oleh kulit berabung keras yang disebut khorion ditutupi dengan lapisan anti lilin yang melindungi telur dari terjemur sebelum larva sempatberkembang sepenuhnya. Telurkupu-kupu dilindungi oleh kulit berabung keras yang disebut khorion ditutupi dengan lapisan antililin yang melindungi telur dari terjemur sebelum larva sempat berkembang sepenuhnya., Setiap telur memiliki pori-pori berbentuk corong yang halus di satu ujungnya, yaitu mikropil yang bertujuan memungkinkan masuknya sperma untuk bergabung dengan sel telur. Kulittelur Kertas gambar kupu-kupu Cat air( warna hijau, merah, kuning, oranye dan hitam) Lem Cotton bud / lidi Pisau / Silet. Pertama, jangan lupa menyiapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan ketika akan membuat kolase, warnai gambar kura-kura sesuai selera kalian menggunakan pensil warna tadi. Bagaimanapunkeadaan dan musimnya mereka akan mengalami tahapan melingkar seperti gambar di atas. Alur Daur Hidup Kupu Kupu Kupu-kupu menjadi topik penelitian yang menarik bagi para ilmuwan. Bagaimana tidak, mereka harus melalui beberapa fase yang meliputi telur, larva (ulat), kepompong hingga dewasa. Simak penjelasannya pada poin di bawah ini: 3uvn. Daur Hidup Kupu-Kupu – Kupu-kupu dalam klasifikasi makhluk hidup merupakan jenis serangga yang dapat dikategorikan dalam kingdom Animalia dengan divisi Rhopalocera. Hewan ini termasuk ke dalam jenis serangga yang tidak berbahaya bagi kehidupan manusia. Bahkan, kupu-kupu terbilang sebagai hewan cantik. Untuk menjadi seekor kupu-kupu cantik, ada sejumlah tahapan yang harus dilalui. Tahapan tersebut dikenal sebagai daur hidup kupu-kupu. Daur hidup dari kupu-kupu atau metamorfosis dapat diuraikan menjadi 4 tahapan yakni telur, ulat atau larva, kepompong atau pupa dan kupu-kupu. Sehingga kupu-kupu termasuk hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Metamorfosis kupu-kupu dapat berlangsung hingga kurun waktu bulanan. Daur Hidup Kupu-Kupu Lengkap Berikut ini infografis daur hidup kupu kupu. Silahkan klik pada gambar untuk mendownload dan bisa anda share ke sosial media atau keteman teman. 1. Telur Daur hidup serangga cantik ini yang pertama adalah telur. Telur merupakan bagian terkecil dari suatu proses metamorfosis. Mulanya, kupu-kupu betina dewasa akan meletakkan telur pada bagian bawah daun tumbuhan. Hal ini dilakukan agar kupu-kupu betina dewasa tersebut dapat dengan mudah mengawasi tersebut. Telur tersebut akan ditempeli oleh semacam zat lem agar dapat merekat dengan sempurna pada bagian bawah daun tumbuhan. Lem tersebut sangat kuat dan menjadikan telur kupu-kupu tidak mudah dimangsa oleh predator. Selain itu, telur kupu-kupu juga dilengkapi dengan kulit cukup keras sehingga tahan dari berbagai macam cuaca. Tahapan ini akan berlangsung selama beberapa minggu bahkan bulan. 2. Ulat Mengingat ulat tentu hanya rasa takut yang akan dibayangkan. Namun, untuk menjadi seekor kupu-kupu cantik maka telur tersebut harus melalui tahapan ini terlebih dahulu. Telur kupu-kupu yang ditempelkan pada bagian bawah daun oleh indukannya akan menetas dan berubah menjadi ulat atau larva. Ulat mempunyai warna maupun ukuran yang relatif berbeda bergantung pada indukan kupu-kupu dewasa. Pada fase ini, ulat akan memangsa dedaunan hijau segar yang memiliki banyak kandungan nutrisi dan gizi. Hal ini bertujuan agar ulat tidak mudah haus dan lapar. Selain itu, untuk mengamankan dirinya dari serangan predator, ulat akan menyemburkan racun dari tumbuhan beracun yang sengaja dimakan. 3. Kepompong atau Pupa Daur Hidup Kupu-Kupu Lengkap Setelah melalui larva, fase berikutnya yang harus dilalui adalah kepompong atau pupa. Larva akan membuat suatu cangkang menggunakan daun yang telah dililitkan pada dirinya sendiri dengan benang khusus sutera. Fase ini akan berlangsung kurang lebih selama 12 hari. Jadi, larva yang telah membentuk kepompong nantinya akan tidur selama 12 hari untuk menjadi seekor kupu-kupu muda yang cantik. Pada fase ini, larva akan mencerna tubuhnya sendiri menggunakan sejumlah enzim hingga menyisakan beberapa bagian terpenting saja. Nantinya bagian tersebut akan membentuk diri menjadi kupu-kupu muda. Dapat dikatakan bahwa larva akan menyakiti dirinya sendiri agar memperoleh kehidupan lebih baik pada masa yang akan datang. Saat larva menjadi kupu-kupu muda, maka hanya akan memiliki sedikit memori ketika masih menjadi larva. Hal menakjubkan ini terjadi karena saraf neuron tidak dapat dicerna oleh enzim. Otak larva senantiasa akan tetap dapat tersimpan dengan baik sebelum memasuki otak baru dalam diri kupu-kupu muda. Di samping saraf neuron, bagian yang tidak bisa dicerna oleh enzim tersebut ialah sel embrio. Sel embrio akan dipakai dalam proses pembentukan tubuh kupu-kupu muda. Tiap-tiap bagian tubuh kupu-kupu memiliki sel embrio masing-masing seperti embrio tubuh, embrio sayap, embrio antena dan sebagainya. Biasanya kupu-kupu muda hanya memiliki berat badan 2 sampai 3 kali lebih ringan dibanding saat menjadi larva. 4. Kupu-kupu Setelah 12 hari berlalu, pupa akan mengeluarkan seekor kupu-kupu muda cantik. Kupu-kupu di dalam pupa akan memakai cairan tertentu dalam dirinya guna melunakkan sisi cangkang. Kemudian, dengan cakarnya kupu-kupu tersebut akan membuka cangkang pupa untuk mengeluarkan dirinya. Setelah berhasil keluar, kemudian kupu-kupu muda akan mengeringkan tubuhnya. Fase keluarnya kupu-kupu muda dari pupa akan memakan waktu hingga beberapa jam. Waktu tersebut adalah waktu rentan yang membuat dirinya rentan akan bahaya karena tidak mempunyai daya sehingga gampang dimangsa predator. Barulah setelah kupu-kupu muda mempunyai kekuatan, maka akan mengepakkan sayap untuk terbang. Baca juga 1. Perbedaan Akar Tunggang Dan Akar Serabut 2. Klasifikasi Makhluk Hidup 3. Keseimbangan Ekosistem 4. Hewan Langka Dan Asalnya Habitat Serangga mungil nan cantik ini akan dengan mudah dijumpai pada tempat yang banyak bunga. Kupu-kupu begitu gemar menghisap sari-sari madu pada tumbuhan bunga. Namun, tidak jarang juga kupu-kupu yang menghisap sari-sari buah maupun bangkai dari kuntum bunga. Hal ini juga bergantung dengan jenis kupu-kupu tersebut. Tahukah Anda bahwa serangga kecil ini begitu bermanfaat bagi keberlangsungan hidup suatu tumbuhan. Kupu-kupu dikenal sebagai hewan yang mampu membantu penyerbukan tumbuhan. Jadi, ketika kupu-kupu menghisap sari bunga maka ia juga sekaligus akan menjatuhkan serbuk bunga ke bunga lainnya. Hal ini tentu dapat membuat tumbuhan tersebut mengalami perkawinan. Kehadiran serangga kecil bernama kupu-kupu ini sejatinya dapat sangat membantu proses perkawinan tumbuhan. Karena dalam macam-macam simbiosis, ternyata kupu-kupu mempunyai peran penting dalam proses penyerbukan bunga pada tumbuhan. Untuk itu, tidak ada salahnya jika Anda mengamati pertumbuhan hewan ini yakni pada daur hidup kupu-kupu. Di samping itu, kehadiran kupu-kupu di suatu tempat juga berhasil menjadi bukti bahwa daerah tersebut dapat dengan mudah dijumpai banyak bunga maupun tumbuhan lainnya. Web server is down Error code 521 2023-06-14 233129 UTC What happened? The web server is not returning a connection. As a result, the web page is not displaying. What can I do? If you are a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you are the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not responding. Additional troubleshooting information. Cloudflare Ray ID 7d765dfb8c2c0ba8 • Your IP • Performance & security by Cloudflare Kupu kupu adalah hewan jenis serangga termasuk dalam Ordo Lepidoptera. Hewan yang identik dengan keindahan saat dipandang dengan mata dan merupakan simbol kecantikan ini merupakan hewan diurnal Aktif saat siang hari berbeda dengan ngengat yang merupakan hewan nokturnal Aktif di Waktu Malam. Kupu-kupu memiliki jumlah Spesies yang cukup banyak yaitu sekitar 600 Spesies yang diketahui di pulau Bali dan Jawa. Proses Tahapan Metamorfosis Sempurna Kupu TelurLarva / UlatPupa / KepompongKupu Kupu Walaupun tampak indah dipandang mata saat kupu kupu terbang dikebun, tetapi banyak orang jijik dengan bentuknya saat masih dalam fase ulat, padahal diketahui ulat dan kupu adalah hewan yang sama. Tidak sedikit orang yang belum paham mengenai metamorfosis pada kupu kupu ini. Kupu Kupu merupakan hewan yang mengalami Metamorfosis Sempurna. Daur Hidup Kupu Kupu yaitu dari telur kupu kupu yang menetas, kemudian tumbuh memasuki tahap larva, berkembang menjadi pupa atau kepompong, selanjutnya pupa berubah menjadi kupu dewasa yang kemudian kawin dan menghasilkan kupu kupu generasi yang baru dengan siklus sama yang akan berulang kembali. Berikut ini adalah artikel teks dan gambar penjelasan mengenai siklus kehidupan pada kupu-kupu secara detail, termasuk semua empat tahap fase proses perubahanya. Semua kupu-kupu mengalami metamorfosis sempurna atau complete metamorphosis Untuk tumbuh menjadi dewasa, mereka melalui 4 tahap seperti metamorfosis sempurna serangga lainnya telur, larva, pupa dan dewasa kupu-kupu. Setiap tahap fase perubahan memiliki cirikhas yang berbeda-beda. misalnya, saat fase ulat maka kupu kupu perlu makan banyak, dan saat menjadi kupu dewasa maka akan mengalami masa kawin dan berkembangbiak. Tergantung pada jenis kupu-kupu, siklus hidup kupu-kupu dapat berlangsung mulai dari satu minggu bahkan beberapa spesies kupu kupu dapat hidup hingga 4 minggu atau sekitar 1 bulan. 1. Telur Seekor kupu-kupu memulai hidup dari fase telur yang sangat kecil, bulat, oval atau silindris. Hal paling unik tentang telur kupu-kupu, terutama telur kupu-kupu monarch, dapat dilihat dengan cukup dekat dan teliti maka akan nampak ulat kecil yang tumbuh di dalamnya. Beberapa telur kupu-kupu mungkin berbentuk bulat, tetapi ada juga beberapa berbentuk lonjong dan beberapa jenis telur kupu mungkin terdapat warna garis dan masih banyak macam bentuk dan warna telur tergantung spesies kupu lainnya. Telur kupu sangat beragam karena, bentuk telur tergantung pada jenis kupu-kupu yang memproduksinya. Telur kupu-kupu biasanya diletakkan di daun tanaman. Seekor kupu-kupu betina dapat bertelur antara 100 dan 300 telur. kupu-kupu bertelur pada daun dengan tujuan agar jika telur menetas maka kupu yang baru lahir bisa dengan mudah menemukan makanan. 2. Ulat – Larva Caterpillar Larva kupu-kupu lebih dikenal dan sering disebut dengan nama ulat, pada fase ini ulat hanya memiliki sedikit waktu untuk berubah ke fase selanjutnya. Dalam fase Ulat yang lebih banyak dilakukan hanyalah makan. Ketika telur menetas, ulat akan memulai pekerjaannya dan memakan daun tempat mereka dilahirkan. Hal ini menjadi alasan sangat penting mengapa induk kupu-kupu meletakkan telurnya pada jenis daun yang akan dimakan ulat – sesuai dengan jenis ulat yang hanya menyukai jenis daun tertentu. Selain itu alasan lain induk kupu kupu meletakan telur pada daun tanaman tertentu karena untuk memudahkan ulat yang tidak dapat melakukan perjalanan ke lokasi baru yang cukup jauh untuk mencari makanan. Ulat perlu makan yang sangat banyak sehingga mereka dapat tumbuh dengan cepat. Ketika ulat lahir, mereka sangat kecil. Ketika mereka mulai makan, mereka langsung mulai tumbuh dan berkembang. Untuk tumbuh menjadi ukuran Dewasa, ulat berganti kulit beberapa kali dalam fase ini yaitu dengan melepaskan Eksoskeleton lunak yang akan berganti dengan Eksoskeleton keras pada saat fase menjadi kupu dewasa. 3. Kepompong – Pupa Chrysalis Tahap pupa adalah salah satu tahap cukup unik dari fase metamorfosis kehidupan kupu-kupu. Segera setelah ulat tumbuh dan mencapai panjang penuh, mereka membentuk diri menjadi Pupa, yang juga dikenal sebagai kepompong. Dari luar kepompong, kelihatannya ulat itu mungkin hanya beristirahat dan tampak tidak beraktifitas, tetapi sebenarnya di dalamnya terdapat proses perubahan yang dilakukan. Di dalam pupa, ulat akan dengan cepat berubah bentuk. Seperti yang kebanyakan orang tahu, ulat memiliki ciri fisik pendek, gemuk dan tidak memiliki sayap sama sekali. Di dalam kepompong bagian tubuh lama ulat sedang mengalami transformasi yang luar biasa, yang disebut metamorfosis,’ untuk menjadi bagian indah yang akan membentuk kupu-kupu. Beberapa anggota badan dan organ ulat semuanya telah berubah pada saat pupa selesai, dan sekarang siap untuk tahap akhir siklus hidup kupu-kupu. 4. Kupu-Kupu – Dewasa Akhirnya, ketika ulat telah melakukan semua pembentukan dan perubahan di dalam pupa, maka akan menjadi kupu-kupu. Ketika kupu-kupu pertama muncul dari kepompong, kedua sayap akan menjadi lembut dan terlipat menempel di tubuhnya, Itu dikarenakan saat dalam pupa, ruangan tempat berkembang menjadi kupu didalamnya sangat sempit. Begitu kupu-kupu telah beristirahat sejenak setelah keluar dari kepompong, maka proses selanjutnya tubuh kupu akan memompa darah ke dalam sayap untuk membuatnya bisa bekerja dan mampu mengepakkan sayapnya, kemudian mereka bisa terbang. Biasanya dalam waktu tiga atau empat jam, kupu-kupu akan menguasai terbang dan akan mencari pasangan untuk bereproduksi. Ketika berada di tahap keempat dan terakhir dari kehidupan mereka, kupu-kupu dewasa terus mencari pasangan untuk berkembangbiak dan reproduksi. Ketika seekor betina bertelur di daun, maka akan menghasilkan siklus kehidupan kupu-kupu baru yang mulai dari awal. Video Daur Hidup dan Metamorfosis Kupu Kupu Kesimpulan Kupu kupu termasuk serangga yang mengalami Metamorfosis Sempurna karena melalui 4 tahapan perubahan yaitu mulai dari Telur, Ulat, Kepompong dan akhirnya menjadi Kupu Kupu. Perkembangan hidup yang dialami kupu kupu pada setiap fase metamorfosisnya sangat berbeda antara satu dengan yang lainnya. Serangga dengan metamorfosis sempuna selalu identik dengan 4 fase perubahan mulai dari Telur, Larva, Pupa dan akhirnya tahap Dewasa. Proses Tahapan Metamorfosis Sempurna Kupu Proses Tahapan Metamorfosis Kupu-kupu1. Telur2. Ulat – Larva Caterpillar3. Kepompong – Pupa Chrysalis4. Kupu-Kupu – DewasaVideo Daur Hidup dan Metamorfosis Kupu Kupu Kupu-kupu merupakan hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Berikut ini daur hidup kupu kupu lengkap mulai dari telur hingga kupu dewasa. Metamorfosis adalah proses pertumbuhan yang melibatkan perubahan struktur. Bagi hewan, hal ini bisa terlihat dari perubahan fisik sejak menetas hingga tumbuh dewasa. Metamorfosis pada hewan seperti kupu-kupu, ngengat, lalat, kumbang dan lebah disebut juga sebagai metamorfosis sempurna, karena prosesnya yang terbilang cukup lama dibandingkan dengan serangga lainnya. Sedangkan, hewan seperti belalang, capung, jangkrik dan kecoa mengalami metamorfosis tidak sempurna. Fakta menarik lainnya, di Pulau Jawa tercatat lebih dari 600 spesies kupu-kupu. Angka ini belum termasuk jenis kupu-kupu yang langka atau hasil persilangan antar jenis. Untuk mengetahui siklus hidup atau metamorfosis dari kupu-kupu, mari kita simak penjelasannya berikut ini. Enggak perlu ribet lagi, sekarang top-up pulsa, paket data hingga e-money bisa lebih praktis di sini! Daur Hidup Kupu-Kupu 1. Telur Sumber gambar Pinterest Tahap paling awal dalam proses ini adalah telur. Kupu-kupu dewasa akan menempelkan telurnya pada ranting dan daun yang disukai. Biasanya, mereka akan meletakan telurnya di ujung daun atau di bawah daun saat musim semi, panas atau gugur. Nantinya, tanaman yang disinggahi oleh telur dari kupu-kupu betina ini akan menjadi tempat dan sumber makanan untuk telur saat menetas menjadi ulat. Dalam sekali bertelur, kupu-kupu betina bisa mengeluarkan hingga ratusan butir telur. Meski demikian, tak semua telur bisa ditetaskan atau bertahan hidup. Ukuran kupu-kupu sangat kecil, tetapi masih bisa dilihat secara kasat mata. Bentuk dari telur kupu-kupu bervariasi, dari yang berbentuk oval hingga bulat. Untuk menetas, telur kupu-kupu membutuhkan waktu sekitar 3-5 hari. Baca juga Contoh, Ciri, Gambar dan Penjelasan Mengenai Hewan Herbivora 2. Larva Ulat Sumber gambar Pexel Tahap metamorfosis kupu-kupu selanjutnya adalah larva atau ulat. Pada fase ini, tugas dari ulat ialah makan sebanyak-banyaknya dari tanaman yang dihinggapi saat menjadi telur. Bahkan, sebagian ulat memakan cangkangnya sendiri sebagai makanan pertamanya. Fase ini merupakan fase pertumbuhan dan membutuhkan banyak tenaga untuk melepaskan kulit sebanyak 4-6 kali. Periode pergantian kulit pada larva disebut instar. Bentuk larva sendiri bervariasi, ada yang berbentuk silindris dan juga yang memiliki rambut, duri atau filamen. Setelah ulat merasa cukup untuk makan, ia akan segera mencari tempat untuk menjadi sebuah kepompong. Ukuran tubuh larva atau ulat akan bertambah 100 kali lipat lebih besar saat ia menetas. 3. Pupa Kepompong Sumber gambar Pixabay Setelah larva merasa cukup untuk makan, ia akan berubah menjadi pupa atau kepompong. Fase ini akan berlangsung selama beberapa minggu dan bahkan hingga bertahun-tahun. Yang menariknya lagi, ada beberapa spesies kupu-kupu yang memiliki tahapan ini hingga 2 tahun, lho. Biasanya, pupa berupa kertas dan bertekstur halus. Berwarna coklat, kuning, hijau atau menyesuaikan dengan warna daun atau ranting yang dihinggapi. Di dalamnya, kepompong akan berpuasa selama 7-20 hari tergantung dengan jenis spesiesnya. 4. Kupu – kupu Imago Sumber gambar Pixabay Imago merupakan proses sebuah kepompong berubah menjadi seekor kupu-kupu. Mula-mula, kupu-kupu akan keluar dari kepompong dengan sayap yang kecil, kusut dan basah karena terdapat caira di dalamya. Cairan ini berfungsi untuk membantu pembesaran sayap kupu-kupu dan cairan ini disebut hemolymph. Setelah menjadi kupu-kupu, mereka akan memakan nektar dari bunga untuk mendapatkan energi. Kupu-kupu dewasa bisa bertahan hidup selama 1-2 minggu, tetapi ada beberapa spesies yang melakukan hibernasi saat musim dingin dan bertahan hidup lebih lama. Baca juga Contoh Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna & Gambarnya Itu dia, Toppers, penjelasan tentang metamorfosis pada hewan kupu-kupu sejak dari telur hingga menjadi kupu-kupu dewasa. Bagi kamu yang butuh pelajaran tambahan, dapatkan Voucher Belajar di Tokopedia. Kamu juga bisa mendapatkan berbagai macam buku pelajaran terlengkap secara mudah dan terjangkau hanya di Tokopedia. Beli voucher game permainan favoritmu dan naikkan levelmu ke tingkat yang lebih tinggi. Penulis Amir Faruqi Aziz METAMORFOSIS KUPU-KUPU — Semua orang pasti mengetahui dan mengenal serangga yang satu ini. Kupu-kupu merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki bentuk sangat indah. Sayap kupu-kupu biasanya memiliki warna dan pola yang cantik sehingga membuat senang siapa saja yang melihatnya. Terdapat banyak sekali jenis kupu di seluruh di dunia. Keaneragaman jenis kupu-kupu ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para ilmuwan biologi untuk mengumpulkan berbagai macam jenis kupu-kupu. Namun, tidak banyak orang yang mengetahui bagaimana siklus hidup serangga cantik ini. Oleh karena itu akan membagikan kepada Anda tulisan mengenai metamorfosis kupu-kupu. Pada artikel ini juga akan dijelaskan tentang metamorfosis kupu-kupu dan tempat tinggal atau habitat kupu-kupu. Juga akan dijelaskan secara terperinci kejadian pada setiap tahapan metamorfosis kupu-kupu. Kupu-kupu Metamorfosis adalah proses perubahan bentuk yang dilakukan oleh beberapa jenis makhluk hidup, salah satunya adalah metamorfosis kupu-kupu. Proses metamorfosis kupu-kupu tergolong metamorfosis sempurna, karena bentuk awalnya jauh berbeda dengan bentuk akhirnya. Dimana awalnya kupu-kupu berbentuk telur dan akhirnya berubah menjadi kupu-kupu yang indah. Biasanya telur kupu-kupu ditempatkan pada daun pohon jeruk. Hal ini bertujuan agar daun tersebut dapat menjadi makanan bagi ulat yang baru saja menetas dari telur. Proses Metamorfosis Kupu-kupu Proses Metamorfosis Kupu-kupu Di dalam proses metamorfosis kupu-kupu setidaknya terdapat 4 tahapan yang harus dilalui serangga ini agar bisa berubah menjadi seekor kupu-kupu. Secara berurutan tahapan-tahapan tersebut dimulai dari telur, larva, kepompong, dan terakhir kupu-kupu. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan berikut ini 1. Tahap Awal Telur Pada tahap awal proses metamorfosis diawali dengan wujud paling kecil yaitu telur. Kupu-kupu betina memiliki kebiasaan menempatkan telurnya pada bagian bawah daun pohon yang dia sukai. Hal ini bertujuan agar sang induk dapat dengan mudah mengawasi dan menjaga telurnya. Telur tersebut akan ditempelkan ke daun memakai semacam zat perekat yang hingga saat ini para peneliti belum mengetahui apakah yang menjadi bahan baku pembuat zat perekat tersebut. Zat perekat dari induk kupu-kupu ini sangat kuat malah lebih kuat daripada telur maupun dengan daunnya itu sendiri. Hal terseut dilakukan agar telur tetap aman dan tidak gampang dimangsa oleh predator. Telur kupu-kupu juga dilengkapi dengan kulit yang keras sehingga menjadikan telur terlindungi dari temperatur panas dan dingin. Tahapan ini berlangsung hingga setengah pekan atau setengah bulan. 2. Tahap Kedua Larva atau Ulat Tahap ini merupakan fase yang mungkin paling tidak disukai oleh banyak orang karena setelah telur kupu-kupu yang menetas akan berubah menjadi larva atau ulat. Ulat mempunyai ukuran dan warna yang berbeda-beda tergantung dari induknya. Ulat mempunyai kegiatan utama dan mungkin bisa dibilang hanya itu aktivitasnya, yaitu makan. Makanan utama sebagian besar ulat merupakan dedaunan hijau segar yang mengandung gizi dan nutrisi. Hal ini diakibatkan karena ulat membutuhkan persiapan diri untuk menjalani masa pengasingannya agar tidak lapar dan haus. Ulat juga mempunyai racun dan bentuk yang menakutkan. Hal ini berfungsi untuk melindungi dirinya dari para predator. Ulat mempunyai 3 pasang kaki tetap yang berfungsi untuk menopang dirinya. Tidak hanya predator, kebanyakan manusia banyak yang takut terhadap hewan yang satu ini. Dikarenakan banyak orang yang takut dengan bentuknya dan efeknya bila terkena kulit. Apabila kulit terkena ulat biasanya akan timbul rasa gatal dan alergi karena adanya racun yang berasal dari kulit dan bulunya. Selain itu, ulat juga mempunyai warna yang beraneka ragam. Akan tetapi umumnya ia memiliki warna yang menakutkan seperti hitam, merah, orange, kuning, hijau dan coklat. Ulat juga bisa menggembungkan kepalanya agar predator tidak memangsanya. Racun yang didapat juga bisa berasal dari tumbuhan beracun yang sengaja dia makan. Sesudah ulat tumbuh cukup besar hingga mencapai panjang 5 cm maka dia siap untuk menjalani tahap selanjutnya yaitu fase menyendiri berupa pupa atau kepompong. 3. Tahap Ketiga Pupa atau Kepompong Pada tahap berikutnya ulat akan membuat cangkang atau biasanya disebut dengan kepompong. Cangkang kepompong dibuat dengan daun yang dililitkan pada dirinya dengan memanfaatkan benang khusus dari dalam dirinya yang sebagian mengandung sutera atau seluruhnya adalah sutera. Tahap ini biasanya berlangsung selama 12 hari. Ulat akan tidur selama 12 hari sampai nanti dirinya akan keluar dan berubah bentuk menjadi hewan yang menakjubkan, yaitu kupu-kupu. Pada tahap ini ulat akan mencerna dirinya sendiri menerapkan enzim dalam dirinya sampai menyisakan komponen penting dari dirinya saja yang nantinya akan menyusun dirinya menjadi kupu-kupu jadi ulat akan menyiksa dirinya sendiri supaya dapat menerima kehidupan yang lebih bagus di masa depan. Demikian yang menakjubkan datang dari sebagian penelitian bahwa ketika ulat sudah menjadi kupu-kupu dirinya masih menaruh secuil memori ketika dirinya masih menjadi ulat. Demikian ini dikarenakan ada komponen syaraf neuron yang tidak tercerna oleh enzim walaupun seluruh komponen dirinya habis sehingga neuron otak ulat tadi akan tetap tersimpan dan masuk dalam otak baru pada diri kupu-kupu. Demikian ini sesungguhnya juga masih menjadi misteri yang belum terpecahkan. Selain syaraf neuron, komponen lain yang tidak tercerna merupakan sel embrio khusus yang dimiliki oleh ulat sejak ia masih menjadi telor. Sel embrio yang masih utuh inilah yang diterapkan ulat dalam cara kerja penyusunan tubuh kupu-kupu. Masing-masing komponen tubuh mempunyai embrionya sendiri misalnya ada embrio sayap, embrio tubuh, embrio antenna dan sel embrio organ kupu-kupu lainnya. Setelah 12 hari berlalu, kepompong siap menjadi kupu-kupu dan membutuhkan kekuatan yang sungguh-sungguh besar untuk dapat keluar dari kepompong hal yang demikian. Demikian ini sesuai degan berdasarkan penelitian yang menerima hasil bahwa kupu-kupu cuma mempunyai berat 3 kali lebih ringan dibandingkan dengan berat ketika menjadi kepompong. Berarti kupu-kupu menerapkan sebagian besar kekuatannya. 4. Tahap Akhir Kupu-kupu atau Imago Setelah berhasil keluar dari dalam kepompong dengan metode yang benar-benar luar biasa. Kupu-kupu akan menggunakan semacam cairan dalam dirinya untuk melunakkan cangkang kepompong kemudian menggunakan cakarnya untuk merobek kepompong hal yang demikian. Setelah berhasil keluar kupu-kupu akan melakukan pengeringan dan pengembangan dirinya. Fase ini berjalan pada beberapa jam saja dan waktu ini ialah waktu yang benar-benar rentan dan bahaya bagi kupu-kupu sebab dirinya tidak mempunyai kekuatan dan upaya sehingga akan gampang dimangsa oleh para predator. Setelah merasa dirinya siap dan mempunyai kekuatan karenanya dirinya siap mengepakan sayap untuk pertama kalinya dan mulai melakukan pengembaraan hidupnya di dunia dengan tampilan yang apik dan menawan. Tempat Tinggal Kupu-kupu Habitat Kupu-kupu Kupu-kupu umumnya ditemukan di tempat yang banyak bunga seperti taman bunga, kebun atau di dalam hutan. Berbeda dengan ulat yang memiliki selera makan tinggi dan rakus dengan memakan dedaunan sebanyak-banyaknya, kupu-kupu justru tidak makan daun dan cuma menghisap sari madu dari bunga saja. Tetapi ada juga yang menghisap sari buah dan bangkai tergantung dari jenisnya masing-masing. ketidakhadiran kupu-kupu juga dapat menjadikan indikator bahwa di tempat tersebut ada bunga atau buah yang nikmat rasanya dan kaya akan vitamin. Seperti misalnya di suatu tempat ada beraneka ragam kupu-kupu yang hanya mengambil sari dari buah khusus saja berarti di tempat tersebut diindikasikan terdapat buah tersebut.

gambar kupu kupu dari kulit telur